Dari Memetakan Konflik Menuju Mencari Solusi Bersama di DAS Mota Masin

Malaka, 12 Juni 2026 — Setelah memulai rangkaian pelatihan manajemen konflik bagi Kelompok Kerja Daerah Aliran Sungai Lintas Batas Negara (Pokja DAS LBN) di Kabupaten Belu, Proyek Timor Island Watersheds (TIWA) kembali melanjutkan proses penguatan kapasitas bagi para anggota Pokja DAS LBN di Kabupaten Malaka. Kali ini, anggota Pokja DAS LBN Kabupaten Malaka berkumpul untuk mendalami bagaimana konflik dapat dikenali, dipahami, dan dikelola dalam konteks pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) lintas batas Indonesia dan Timor-Leste di DAS Mota Masin.

Selengkapnya
Memetakan Konflik, Membangun Kolaborasi di DAS Talau–Loes

Belu, 9 Juni 2026 — Ketika berbicara tentang pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), yang terbayang sering kali adalah sungai, hutan, atau sumber daya air. Namun di balik itu, terdapat berbagai kepentingan, relasi sosial, dan potensi konflik yang dapat memengaruhi keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam. Terlebih lagi ketika DAS tersebut melintasi batas dua negara.

Selengkapnya
Menjaga Keberlanjutan Kolaborasi Lintas Batas Negara

Di POINT Edisi ke-3 ini kita berbincang bersama Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Dirjen PDASRH, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Nurul Iftitah, S.Hut., M.Si., terkait pelaksanaan Kolaborasi Lintas Batas Negara antara Indonesia dan Timor-Leste melalui program MITLTW/TIWA. Melalui program Management of Indonesia and Timor-Leste Transboundary Watersheds (MITLTW) atau yang sekarang disebut Timor Island Watersheds (TIWA), Inovasi Tangguh Indonesia dengan dukungan dari Conservation International (CI) – Global Environment Facility (GEF), mendukung Direktorat Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan DAS (PEPDAS) Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia untuk memastikan kolaborasi Lintas Batas Negara dalam mengelola DAS di perbatasan Indonesia dan Timor-Leste yang saat ini berbagi 8 DAS Lintas Batas Negara (LBN), bisa menjadi prioritas kedua negara guna mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 6.5.2 tentang tata kelola ekosistem air tawar secara bersama di Indonesia dan Timor-Leste.

Selengkapnya
Belajar Mengenali Desa dari Pengalaman Masyarakat di Alas dan Alas Selatan

Di tengah diskusi yang sesekali diselingi cerita pengalaman warga, Participatory Rural Appraisal (PRA) di Desa Alas dan Desa Alas Selatan, Kabupaten Malaka, menjadi ruang yang mempertemukan banyak sudut pandang tentang desa mereka sendiri. Ada peserta yang baru pertama kali mengikuti diskusi semacam ini, ada pula anak muda yang mulai belajar berbicara di forum bersama tokoh masyarakat dan perangkat desa. Selama dua hari pelaksanaan pada 21–22 Mei 2026, masyarakat tidak hanya diajak membahas persoalan desa, tetapi juga mengingat kembali perubahan yang mereka rasakan dari waktu ke waktu, mulai dari kondisi lingkungan, pola musim, hingga kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang. Bagi sebagian peserta, proses tersebut terasa berbeda dari pertemuan desa pada umumnya dimana mereka tidak hanya mendengar atau menerima informasi, tetapi terlibat langsung dalam memetakan kondisi desa, menyampaikan pengalaman, sekaligus mendiskusikan potensi yang dimiliki wilayah mereka. Dari proses itu, banyak peserta mengaku baru menyadari bahwa desa mereka memiliki persoalan sekaligus kekuatan yang sebelumnya jarang dibicarakan bersama.

Selengkapnya
Tampilkan lebih ...

Mitra Kami